Jakarta - Nama Gary Iskak kini telah menjadi kenangan. Musisi berbakat ini meninggal dunia dalam usia yang terhitung masih muda akibat sebuah kecelakaan lalu lintas yang tragis. Sosoknya melekat erat dengan grup band Jigo, yang telah menjadi bagian dari karier musiknya selama bertahun-tahun.
Gary memulai perjalanan musiknya sejak lama. Bersama Jigo, ia berhasil menciptakan identitas musik yang khas dan diterima baik oleh masyarakat. Lagu-lagu dari band tersebut sering kali menjadi soundtrack bagi banyak orang, menunjukkan kesuksesan mereka dalam berkarir di industri hiburan.
Selain aktif dengan Jigo, Gary Iskak juga dikenal sebagai musisi session yang handal. Ia sering diundang untuk berkolaborasi dalam proyek rekaman artis lain, membuktikan bahwa kemampuannya diakui secara luas oleh para profesional di industri. Kontribusinya terhadap perkembangan musik Indonesia tidaklah kecil.
Kepribadiannya yang rendah hati dan bersahabat membuatnya disukai oleh banyak rekan. Banyak yang mengenangnya sebagai sosok yang ceria, penuh semangat, dan selalu bersemangat ketika berbicara tentang musik. Kepergiannya benar-benar meninggalkan ruang kosong yang sulit terisi.
Bagi para penggemarnya, karya-karya Gary Iskak bersama Jigo akan tetap abadi dan dapat terus dinikmati. Musik menjadi medium di mana ia akan selalu dikenang. Melalui lagu-lagunya, semangat dan jiwa seninya akan terus hidup di hati para pendengar.
Kematiannya yang mendadak ini menjadi pelajaran berharga tentang betapa takdir dapat berubah dalam sekejap. Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan raya, sambil terus mendoakan almarhum dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan.