Jakarta, Indonesia – Garuda Academy, underbow Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menangani pendidikan dan pelatihan, secara resmi naik level. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah menerima dan mengintegrasikan materi pembelajaran CORE 3.0 dan CORE 4.0 ke dalam skema sertifikasi manajemen mereka yang berformat hybrid.
Kenaikan kelas ini merupakan hasil dari proses panjang penjaminan mutu yang dilakukan secara konsisten oleh PSSI. AFC menilai bahwa konten yang dibangun Garuda Academy telah memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan dalam mendidik calon-calon administrator sepak bola masa depan di kawasan Asia.
Program hybrid AFC yang kini telah diperkaya dengan kurikulum Garuda Academy menawarkan fleksibilitas tinggi. Peserta dapat menyelesaikan modul teori secara online sebelum bertatap muka dalam sesi intensif yang difasilitasi oleh instruktur-instruktur terbaik.
Fleksibilitas ini sangat cocok dengan geografi Indonesia, memungkinkan para calon administrator dari daerah terpencil sekalipun untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa harus selalu terbebani oleh biaya dan waktu perjalanan yang panjang.
Dengan menjadi bagian dari program ini, para lulusan Garuda Academy tidak hanya akan membawa pulang sertifikat nasional, tetapi juga sebuah pengakuan internasional yang dapat menjadi paspor bagi mereka untuk berkarier di dunia sepak bola Asia. Hal ini membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk bekerja di klub-klub atau asosiasi sepak bola negara lain.
PSSI melihat momentum ini sebagai kesempatan emas untuk mempercepat regenerasi pengurus dan manajer di berbagai klub Liga Indonesia. Dengan adanya standar kompetensi yang jelas dan diakui, proses rekrutmen posisi-posisi kunci di klub dapat menjadi lebih objektif dan transparan.
Kedepan, PSSI berencana untuk terus memperluas jangkauan program dan mengembangkan level-level pendidikan yang lebih tinggi. Targetnya adalah menciptakan pipeline kepemimpinan sepak bola Indonesia yang tidak hanya paham teori, tetapi juga menguasai praktik terbaik secara global.
Pencapaian Garuda Academy ini diharapkan dapat memicu efek domino positif bagi seluruh ekosistem sepak bola Indonesia. Ketika para pengelolanya kompeten, maka kinerja tim, kualitas kompetisi, dan eventually prestasi sepak bola nasional diharapkan dapat turut mengalami peningkatan.